Abstrak.id – Konvensi Hak Anak dan Fun Festival Ghenusa yang menandai Hari Anak Nasional ke-40 di Kabupaten Pohuwato resmi dibuka oleh Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa, di Gedung Panua hari ini.
Acara yang mengusung tema “Generasi Hebat, Indonesia Maju dan Pohuwato Sejahtera” ini dihadiri oleh Ketua DWP Kabupaten Pohuwato, Ny. Suriati Datau R. Abdjul, pimpinan OPD, pimpinan organisasi wanita, kepala sekolah, serta perwakilan siswa dan siswi se-Kabupaten Pohuwato.
Dalam sambutannya, Wabup Suharsi menekankan pentingnya perlindungan dan kasih sayang terhadap anak sebagai amanah Tuhan Yang Maha Esa.
Ia mengkritik praktik-praktik pengabaian hak anak, termasuk pekerja anak dan kekerasan fisik.
“Kasih sayang dari orang tua adalah hal utama yang harus diberikan kepada anak. Tanpa kasih sayang, anak mudah terpengaruh oleh lingkungan yang dapat merusak masa depannya,” ujar Suharsi.
Wabup Suharsi juga mengapresiasi panitia penyelenggara dan forum anak nasional atas dedikasinya meskipun dengan anggaran terbatas.
Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperhatikan dan merespons tujuh poin permintaan dari suara anak nasional.
“Pemerintah daerah sangat peduli terhadap perkembangan dan pertumbuhan anak di Kabupaten Pohuwato,” tambahnya.
Sementara itu, Plt. Kadis DP3AP2KB, Elfin Inaku, menyampaikan bahwa perayaan Hari Anak Nasional dilakukan secara bertahap mulai dari tingkat pusat hingga kabupaten, sebagai pengingat bahwa anak adalah individu yang unik dan penuh potensi.
Elfin juga mengingatkan dampak globalisasi terhadap anak-anak, termasuk pola hidup konsumtif dan rendahnya kepedulian sosial.
“Mari manfaatkan waktu dengan baik, hormati orang tua dan guru, cintai keluarga dan negara, serta jadilah insan berakhlak mulia,” ajaknya kepada anak-anak yang hadir. (Ramlan/Abstrak).