Abstrak.id – Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igrisa mengajak ibu-ibu di Desa Padengo untuk memantapkan program Aku Hatinya PKK di peringatan hari ibu ke-93 tingkat Kabupaten Pohuwato tahun 2021 yang berlangsung di Wisata Water Park, Desa Padengo, Kecamatan Dengilo, Pohuwato.
“Insyaallah dengan program aku hatinya PKK bisa membangkitkan semangat ibu-ibu dalam memanfaatkan pekarangan rumah masing-masing dengan tanaman produktif,” ujar Suharsi Igrisa, Rabu (8/12/2021).
Program Aku Hatinya PKK merupakan singkatan dari Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman. Dimana kata Suharsi, ini merupakan momentum untuk meningkatkan peran dan fungsi PKK sebagai organisasi gerakan sosial masyarakat yang mempunyai potensi dalam melaksanakan pembangunan dan memiliki program terstruktur mulai dari pusat hingga daerah.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pohuwato menyambut baik serta mengapresiasi kegiatan pencanangan Aku Hatinya PKK yang dilaksanakan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Pohuwato, Selvi Mbuinga Monoarfa.
Selain itu, Mantan Ketua DPRD Pohuwato itu meminta, agar percepatan dalam melaksanakan capaian 10 program PKK bisa dapat dilaksanakan dengan baik dengan tetap menjalin kemitraan dengan Pemerintah Kecamatan, Desa, instansi terkait, serta lembaga sosial masyarakat lainnya.
“Ditengah-tengah kegiatan itu, saya menyerahkan tanaman buah kepada 13 Kecamatan yang secara simbolis diwakili oleh Ketua TP.PKK Kecamatan Paguat,” ujar Suharsi.
Sementara itu, Ketua TP.PKK Kabupaten Pohuwato, Selvi Monoarfa menjelaskan, Aku Hatinya PKK adalah kegiatan yang termasuk pada 10 program pokok PKK dan merupakan prioritas nasional dalam mendukung pemanfaatan pangan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
“Permasalahan yang kami lihat sekarang bahwa masih terdapat lahan tidur yang tidak termanfaatkan oleh masyarakat. Juga terlihat pekarangan rumah yang tidak dimanfaatkan untuk tanaman produktif maupun tanaman hias,” kata Selvi.
“Ini yang mendasari TP.PKK Pohuwato untuk melakukan kegiatan Aku Hatinya PKK yang diawali dengan pencanangan kemudian dilaksanakan sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat tentang bagaimana memanfaatkan pekarangan menjadi sumber pendapatan tambahan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga,” tandasnya. (RT/Abstrak).