Menu Tutup

Pengelola Rusun SYAH Pohuwato Keluhkan Biaya Perbaikan Gedung

Abstrak.id- Biaya pengelolaan untuk pembangunan rumah susun SYAH di Kabupaten Pohuwato masih perlu diperjelas. Pasalnya, pengelola sering mengadu karena kekurangan biaya operasional dalam menangani masalah-masalah yang terjadi di sekitaran rusun tersebut.

Ketua pengelola rusun SYAH Kabupaten Pohuwato, Yeyen S. Hasan mengungkapkan, untuk perbaikan rusun milik Pemerintah Daerah Pohuwato tersebut dirinya harus mengorbankan biaya pribadi.

Hal itu kata Yeyen, dia lakukan untuk menutupi beberapa masalah yang timbul akibat adanya penunggakan pembayaran dari beberapa penghuni rusun tersebut.

“Bahkan ada yang tidak membayar hingga penghuni tersebut keluar tanpa pamitan,” ujar Yeyen S. Hasan, saat dikonfirmasi awak media, Rabu (8/12/2021).

Disisi lain, Yeyen juga menyebutkan, dirinya yang diberikan SK langsung oleh Bupati Pohuwato sejak 2017 hingga dengan waktu yang tidak ditentukan itu tak mendapatkan insentif.

“Bahkan terinformasi ada dua SK saa ini sedang diberlakukan. Saya SK Bupati dan ada juga SK Dinas yang dikeluarkan untuk pengelolaan rusun khusus ASN,” kata Yeyen.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perkim Kabupaten Pohuwato, Anwar Sadat menyampaikan, bahwa pihak yang patut disalahkan dalam masalah ini adalah pengelola rusun.

Menurut Anwar, selama ini dirinya telah berusaha membuka komunikasi. Pihak pengelola tersebut sudah diundang untuk dimintakan pertanggungjawaban, namun yang diperlihatkan pada kita hanya file yang berada didalam leptop.

“Saya maunya itu di print. Dan kalau butuh apa-apa itu tinggal di masukan ke saya, nanti saya tanda tangan tapi ini kan tidak,” pungkasnya. (RT/Abstrak).