abstrak.id – Belasan remaja di Gorontalo terjaring razia oleh kepolisian saat melakukan aksi balap liar di jalanan.
Para remaja tersebut didapati tengah melakukan balapan di ruas Jalan Eks Panjaitan tepatnya diseputaran Patung Saronde Kota Gorontalo, Ahad din ihari (13/12/2020).
Diketahui aktivitas balapan liar tersebut sering membuat warga sekitar merasa resah akibat bisingnya suara knalpot dan juga teriakan para remaja saat tengah memberi dukungan kepada para pembalap.
ketidaknyamanan itupun banyak disampaikan warga di sejumlah media sosial salah-satunya melalui facebook.
Menanggapi keluhan tersebut, Tim ilato Sat Brimob Polda Gorontalo yang bertugas melakukan patroli Kamtibmas diseputaran wilayah Provinsi Gorontalo, segera merespon keluhan tersebut.
Dantim (Komandan Tim) Patroli ILATO Sat Brimobda Gorontalo Brigadir Bramandhita mengatakan giat patroli yang dilakukan untuk memantau kondisi Kambtibmas dan menindaklanjuti terkait berbagai laporan dan keluhan dari para masyarakat.
“Kali ini kita menindak lanjuti keluhan masyarakat terkait maraknya aktivitas balap liar yang sering meresahkan warga,” ungkapnya.
Bramandhita menjelaskan saat melakukan pembubaran terhadap aksi tersebut, puluhan remaja yang tertangkap diberikan tindakan yang sesuai dengan prosedur. Lalu menyerahkan para remaja tersebut ke polres untuk ditindaklanjuti.
“Untuk memberikan efek jera kepada para remaja yang tertangkap, kita memberikan mereka (para remaja yang tertangkap, baca) hukuman fisik berupa push up (pus ap, baca). Lalu mereka kita suruh untuk mendorong kendaraan yang mereka gunakan saat balap liar dari bundaran Saronde hingga ke Polres Kota Gorontalo,” ujarnya.
Bramandhita menambahkan sebelum melakukan pembubaran di Kota Gorontalo, pihaknya juga terlebih dahulu membubarkan aksi bali disekitaran Kantor Bupati Kabupaten Gorontalo.
“Sebelum menuju ke sini (Kota Gorontalo, red), kita juga membubarkan aksi balap liar di wilayah Limboto dan beberapa remaja yang tertangkap basah tengah lakukan balapan berhasil diamankan dan kemudian kita serahkan ke Polres Gorontalo untuk dibina dan ditindaklanjuti,” ucapnya.
(RA – 01)