Abstrak.id – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga resmi menandatangani kerjasama dengan PT. Indomarco Prismatama, di Ruang Pola Kantor Bupati, Senin 4/1/2021).
Saipul A.Mbuinga mengatakan, perjanjian kerjasama seperti ini juga harus diberlakukan untuk daerah-daerah lain, Karena di Kabupaten Pohuwato persoalan izinnya sangat ketat.
“Walaupun ada intruksi dari Presiden bahwa setiap daerah harus terbuka dengan masuknya investasi, tapi di daerah kita harus melalui proses-proses yang berlaku,” ujar Saipul.
Meski begitu, pihaknya tetap terbuka dengan hadirnya Indomaret di Kabupaten Pohuwato. Bahkan tidak hanya itu kata Saipul, pihaknya pun saat ini memiliki Perusahaan Tambang yang tidak lama lagi akan berdiri di Kabupaten Pohuwato.
“Kemarin kami ada ke Banyuwangi melihat langsung terkait proses pertambangan emas yang berada disana. Kami juga punya IGl BTL yang nantinya akan memproduksi saleb pengganti dari batubara,” katanya.
Disisi lain, orang nomor satu di Kabupaten Pohuwato itu menegaskan, bahwa hal-hal yang disampaikan tadi dalam nota perjanjian kerjasama harus mengikat.
“Insya allah sebentar akan dibuka secara resmi Indomaret yang berada di Paguat dan Buntulia, dan ada tadi di poin kedua soal rekrutmen tenaga kerja lokal harus benar-benar terikat,” tegasnya.
Kata Saipul, nantinya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pohuwato akan dituntut oleh banyak masyarakat apabila tidak mematuhi terhadap isi dari perjanjian kerjasama tersebut.
“Dan sebentar sore kami akan hadir lengkap dari jajaran Forkopimda untuk meresmikan pembangunan PT. Indomarco Prismatama tersebut,” katanya.
Sementara itu, Kepala Cabang Indomarco Prismatama Manado, Saptaji Prihantoro mengatakan, kehadiran Indomaret ini di Kabupaten Pohuwato ini tidak lain adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Menurut Saptaji, kehadiran Indomaret ini selain untuk pengguna konsumen, juga untuk membuka lapangan kerja, karena setiap kegiatan yang mereka lakukan itu bisa menghidupi enam sampai sepuluh keluarga.
“Tapi yang terjadi saat ini kami seperti monster menakutkan dalam satu daerah. Namun perlu saya sampaikan kami justru memberikan kebutuhan hidup untuk para karyawan. Bahkan di kantor kami pun terbuka untuk lulusan S1,” katanya.
Saptaji menegaskan, tidak ada Perusahaan yang dipimpinnya itu menutup lowongan pekerjaan. Bahkan hampir setiap harinya mereka merekrut karyawan.
“Apabila digerai IM disini sudah memenuhi koata, namun apabila ada putra daerah yang ingin berkerja di Indomaret, tetap akan kami buka asalkan mereka siap ditempatkan diluar daerah,” tandasnya. (Ramlan/Abstrak).






