Dinilai Semena-mena, Kinerja PLN Boroko Disoroti Warga
Abstrak.id – Upaya perawatan dan pemeliharaan jaringan kabel listrik milik PLN Boroko, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) mendapat sorotan warga.
Pasalnya, tindakan semenah-menah terlihat dari aktivitas pihak PLN Boroko dalam melakukan perawatan maupun pemeliharaan jaringan kabel.
Seperti yang dikeluhkan salah satu warga di Desa Gihang, Kecamatan Kaidipang, yang merasa dirugikan akibat tindakan semena-menah tersebut.
“Saya merasa seperti tak dihargai, soalnya tanaman mangga saya dipangkas. Pihak PLN tanpa permisi. Padahal, ada ba buah itu (tengah berbuah, baca),” ungkap NB yang tak ingin nama lengkapnya diberitakan.
NB menambahkan selain tak memberitahukan terkait pemangkasan itu, sampah dari hasil pangkasaan pohon mangga tersebut juga dibiarkan berhamburan di halaman rumahnya.
“Sampe skarang ini rumpu cuma dorang kase batumpuk situ, padahal ini halaman rumah saya (hingga saat ini sampah hasil pangkasan itu dibiarkan dipekarangan rumah say, baca),” ujarnya.
Sementara itu, pihak PLN Boroko melalui Superviser Teknik ULP PLN Boroko Muh Ali Iskandar mengatakan pihaknya memohonkan maaf apabila tindakan pemangkasan tersebut tidak ada pemberitahuan.
“Pertama kami minta maaf jika kami memangkas tampa ada pemberitahuan terlebih dahulu. Namun, tujuan pemangkasan itu semata-mata untuk menjaga pasokan tenaga listrik ke pelanggan tidak terputus dikarenakan pohon,” ucapnya saat dikonfirmasi abstrak.id, Rabu (10/02/2021).
Ali menuturkan tujuan dari pemangkasan itu untuk menjaga agar warga dan lingkungan sekitar terutama pemilik pohon tersebut tidak terkena sengatan tegangan sentuh 20 kV.
Sebab, jika ada salah satu pohon yang cabangnya terkena jaringan listrik, maka alirannya akan tetap aktif dan juga bisa menyebabkan padamnya aliran listrik secara meluas.
“Sedangkan untuk SOP yang ada pengangkutan sampah kami merujuk ke peraturan Dinas Lingkungan Hidup, karena sudah ada biay pembayaran perbulannya,” tutur Ali.
(Abstrak.id)
