Menu Tutup

Hadiri Hakordia, Idah Syahidah Ajak Mahasiswa Kampanyekan Gerakan AntiKorupsi

Idah Syahidah

Abstrak.id – Anggota DPR RI Idah Syahidah Rusli Habibie mengajak para mahasiswa, aktivis, dan pengurus paguyuban untuk bisa sama-sama mengampanyekan gerakan antikorupsi.

Ajak itu disampaikannya saat menghadiri sekaligus memberikan materi di kegiatan peringatan Hari Antikorupsi se-Dunia (Harkodia) 2020 di Hutan Pinus Motilango, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Minggu (27/12/2020).

Acara ini dilaksanakan Sekolah Antikorupsi (SAKSI) Gorontalo bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Ichsan Gorontalo. Kegiatan itu mengambil tema “Integrity Never Die”.

“Korupsi itu bukanlah budaya bangsa Indonesia. Itu tidak diajarkan oleh nenek moyang kita, sehingga kita harus melawan perilaku koruptif tersebut,” kata Idah.

Selain sebagai anggota DPR RI, Isteri Gubernur Gorontalo Rusli Habibie ini juga diundang dalam acara itu sebagai tokoh inspiratif dan selaku Dewan Pembina Perempuan AntiKorupsi (SPAK) Gorontalo.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga menjelaskan peran generasi muda maupun mahasiswa untuk memerangi korupsi. Dirinya pula menyerukan para anak muda untuk bisa mendedikasikan diri bagi bangsa Indonesia.

Idah Syahidah
Idah Syahidah saat memberikan materi di kegiatan peringatan Hari Antikorupsi se-Dunia (Harkodia) 2020 di Hutan Pinus Motilango, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Minggu (27/12/2020). Foto – Istimewa

“Anak-anakku semua, beranilah menggantungkan cita cita setinggi langit, karena pada tanun 2045 bangsa Indonesia memasuki masa emas. Masa dimana kita masuk sebagai bonus demografi yang produktif. Olehnya pendidikan, membangun relasi, perkawanan sangat penting. Kalian-lah yeang akan menggantikan kami sebagai penerus bangsa,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu mahasiswa UNISAN Gorontalo, Randas Yulianto memberikan tanggapan positif atas ajakan yang disampaikan Dewan Pembina Perempuan AntiKorupsi (SPAK) Gorontalo itu.

Menurutnya, memang semestinya gerakan melawan korupsi harus dilakukan secara bersama-sama. Baik pemerintah, mahasiswa, dan masyarakat.

“Korupsi adalah musuh kita. Ini harus dilawan. Terima kasih juga kepada Ibu Idah yang sudah turut sedia memberikan wejangan pada kita tentang pentingnya melawan tindakan korupsi,” ucap Randas.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Mahasiswa Universitas Pohuwato, Kampus Boalemo, Mahasiswa UNISAN, Mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo, Paguyuban Bolsel, PPMIBU, Ikatan Pemuda Sulawesi Selatan, dan Pemuda Gentuma.

Selain, itu ada juga komunitas Papi Atap selaku pemuda-pemudi yang ada di sekitar kawasan ekowisata Pinus Mootilango.

Zandy