Abstrak.id – Dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak 2024, Agency Kreatif SID yang dipimpin oleh Suci Priyanti telah menggelar pelatihan intensif bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo.
Pelatihan ini berlangsung dari 2-3 Agustus 2024, di Grand Q Hotel Gorontalo, dan dihadiri oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dari seluruh Kabupaten di Provinsi Gorontalo.
Pelatihan ini bertujuan untuk membekali PPK dengan keterampilan dalam membuat konten kreatif yang dapat menarik minat pemilih, terutama generasi muda.
Suci Priyanti, dalam sesi pelatihan, menyampaikan strategi pembuatan konten yang menarik untuk media sosial, termasuk dasar-dasar pembuatan konten visual, pemilihan kata yang tepat, serta penggunaan musik dan efek suara yang efektif.
“Kami ingin menginspirasi PPK untuk menjadi lebih dari sekadar penyelenggara Pilkada. Mereka harus menjadi kreator konten yang mampu menyentuh hati pemilih,” kata Suci Priyanti.
“Dengan konten kreatif dan inovatif, kami berharap partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2024 dapat meningkat,” katanya.
Selama pelatihan, SID juga menampilkan hasil kerja sama dengan PPK Popayato Barat Kabupaten Pohuwato sebagai contoh nyata. Konten yang dihasilkan menunjukkan bahwa dengan alat sederhana dan kreativitas tinggi, konten berkualitas dapat dibuat dengan cepat.
Hal ini mengilustrasikan bagaimana teknik yang tepat dapat memaksimalkan hasil meskipun dengan peralatan terbatas.
Sebagai bagian dari penerapan materi pelatihan, peserta diberi tugas untuk memproduksi video pendek dengan pesan positif mengenai pentingnya menggunakan hak pilih.
Video-video ini akan disebarluaskan melalui berbagai platform media sosial untuk menginspirasi masyarakat agar berpartisipasi aktif dalam Pilkada Serentak 2024.
Komisioner KPU Pohuwato, Iskandar Ibrahim, menambahkan bahwa konten yang dihasilkan bersama PPK Popayato Barat adalah contoh nyata efektivitas teknik kreatif.
“Contoh ini menggambarkan bagaimana teknik yang tepat dapat memaksimalkan hasil meskipun dengan peralatan terbatas,” ujar Iskandar.
Iskandar berharap dengan keterampilan yang baru diperoleh, para PPK dapat menghasilkan konten kreatif yang tidak hanya informatif tetapi juga menghibur dan mudah diingat.
“Guna meningkatkan kesadaran dan partisipasi pemilih dalam Pilkada 2024,” pungkasnya. (Ramlan/Abstrak).





