Abstrak.id – Departemen Perempuan Eksekutif Wilayah LMND Gorontalo, Rahmawati Radjak mengungkapkan bahwa peringatan Hari Anak Nasional (HAN) sebagai bentuk penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak anak.
“Peringatan HAN merupakan momentum untuk meningkatkan kepedulian semua pilar bangsa Indonesia, baik orang tua, keluarga, masyarakat, dunia usaha, media massa dan pemerintah untuk memenuhi pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak,” ujar. Rahmawati Radjak.
Selain kepedulian dalam menghormati, menghargai, dan menjamin hak-hak anak tanpa diskriminasi kata Rahmawati, juga memastikan segala hal yang terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan 79,55 juta anak Indonesia secara optimal.
“Jadikan peringatan HAN sebagai momentum membangun kekuatan untuk mewujudkan pemenuhan hak anak dan memberikan perlindungan bagi mereka,” kata Rahmawati.
Disisi lain, Rahmawati juga meminta kepada semua pihak untuk dapat menghentikan kekerasan, perlakuan buruk, perundungan, dan eksploitasi terhadap anak. Sebab melindungi mereka merupakan tanggung jawab kita bersama.
Tak Hanya itu, Rahmawati Radjak juga mengatakan bahwa generasi sekarang tampaknya mempunyai tantangan yang lebih berat dibandingkan anak-anak sebelumnya. Hal tersebut bisa dilihat dari perkembangan kasus kekerasan terhadap anak.
“Ini sangat berdampak pada perkembangan otak dan mental mereka, jadi tak hanya orang tua atau lingkungan yang berperan, tetapi pemerintah harus mempertegas lagi hak hidup untuk anak,” tandasnya. (Hendra/Abstrak)






