Tak Masuk 100 Kampus Terbaik Versi Webometric, Mahasiswa: Rektor UNG Harus Evaluasi ini

  • Bagikan

Abstrak.id – Tidak masuknya Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dalam 100 kampus terbaik di Indonesia versi Webometric, menuai sorotan dari beberapa mahasiswa. Pasalnya, selama ini birokrasi UNG dinilai sudah sangat gencar meningkatkan SDM. Termasuk para stake holder yang bernaung di dalam ruang lingkup birokrasi.

Namun, pada saat pemeringkatan Webometric ini, justru UNG hanya berada pada peringkat 238 kampus terbaik di Indonesia. Hal ini pun, dinilai mahasiswa bertolak belakang dengan apa yang dilakukan oleh UNG.

Demikian yang disampaikan Reski Laoh, salah satu mahasiswa Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo pada Jumat, 30 Juli 2021.

Menurutnya, Rektor UNG Eduart Wolok, S.T, M.T, harus segera mengevaluasi kinerja dari tim kerja UNG yang bertanggungjawab atas proses pemenuhan pemeringkatan website ini, karena dinilai lalai dalam tugasnya.

“Rektor UNG harus segera evaluasi ini, jangan sampai slogan Unggul dan Berdaya Saing itu hanya sebagai pemanis saja tanpa ada realisasinya. Bila perlu, diberikan teguran keras bagi tim kerja itu yang dinilai tidak tanggap mengemban tugasnya,” tegas Reski.

Selain itu, di tempat terpisah Wahyu Hidayatullah Daud, Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan juga turut memberikan komentarnya.

“Seingat saya, pada tahun tahun 2019 kemarin UNG berada pada peringkat 95 dan tahun 2020 pada peringkat ke 82 universitas terbaik di Indonesia versi Webometric. Tetapi sekaran terjadi penurunan drastis dari pemeringkatan sebelumnya, sehingga saya menilai tim yang bertanggung jawab di bidang ini, tidak berfungsi dengan baik. Bila perlu dicopot saja,” pungkas Wahyu.

(RA-02/Abstrak)

  • Bagikan
Bebas
%d blogger menyukai ini: