Menu Tutup

Vaksinasi Terhadap Anak Usia 6-11 Tahun Dipastikan Tak Berbahaya

Abstrak.id – Dokter spesialis anak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bumi Panua, dr. Dian Tambunan, S.p.A mengungkapkan bahwa vaksinasi Covid-19 terhadap anak usia 6 sampai 11 tahun dipastikan tidak berbahaya.

Menurut dr. Dian, respon tubuh pada diri kita ini pun sangat berbeda-beda. Ada yang ketika selesai disuntik vaksinasi Covid-19 mengalami muntah, pusing dan demam. Akan tetapi hal tersebut hanya gejala ringan yang bisa di hindari dan tidak perlu kita takutkan.

“Kalau mengalami sakit berdarah, itu akan kita kompres di tempat penyuntikan dengan air es atau dengan es batu yang dibungkus dengan kain,” ungkap dr. Dian Tambunan, S.p.A, saat diwawancarai awak media, usai melaksanakan vaksinasi anak usia 6-11 tahun, di RSUD Bumi Panua, Jumat (21/1/2022).

Vaksinasi Covid-19 ini untuk mencegah virus yang sudah masuk ke dalam diri kita. Mengapa anak-anak harus divaksin? Karena kata Dian, anak-anak tersebut sudah sering keluar rumah, sekolah, dan bahkan sudah sering melakukan perjalanan.

dr. Dian Tambunan, S.p.A itu pun mengakui bahwa vaksinasi Covid-19 ini memang ada yang mengalami gejala dan ada juga yang tidak. Kalau pun dia mengalami gejala, paling gejalanya hanya sakit di bagian penyuntikan.

Adapun jenis vaksinasi yang dilakukan sama dengan yang dewasa yakni sinovak. Itu kita suntikan kepada anak-anak sama di angka 0,5 ml. Kemudian setelah empat minggu ke depan kita melakukan penyuntikan yang kedua kepada anak-anak tersebut.

“Selain itu, saya pun mengajak kepada ibu-ibu yang ada di Pohuwato untuk dapat menyuruh anak-anaknya mengikuti vaksinasi Covid-19. Karena vaksinasi ini sangat aman, dan tak berbahaya. Mulai dari vaksin orang dewasa hingga anak-anak usia dini,” imbuhnya.

“Jadi tidak perlu takut. Dan jangan mudah terpengaruh oleh berita-berita bohong. Karena apa pun yang kita lakukan ini merupakan yang terbaik bagi anak-anak kita,” pungkasnya. (Ramlan/Abstrak).