10 Mahasiswa Gorontalo Ditetapkan Jadi Anggota Baru HMI

Proses pengambilan ikrar sumpah pelantikan anggota HMI Cabang Gorontalo. (Foto Istimewa)

ABSTRAK.ID, GORONTALO – Sebanyak 10 mahasiswa di Gorontalo, resmi dilantik menjadi anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Setelah berhasil mengambil ikrar sumpah anggota di Aula Masjid Al-Haul, Kelurahan Dembe Jaya, Kota Gorontalo, (27/2/2022).

Pengesahan status anggota yang dilakukan oleh HMI Cabang Gorontalo ini, berlangsung setelah 10 orang yang terdiri dari 6 orang perempuan dan 4 lelaki asal beberapa kampus di Gorontalo ini, selesai mengikuti pelaksanaan basic training Latihan Kader (LK- 1) yang digelar sejak 24 hingga 27 Februari 2022.

Ketua Umum HMI Cabang Gorontalo, Mohamad Rivaldy Hapili mengungkapkan, para peserta telah melewati proses training selama 4 hari, dengan aktivitas pembelajaran secara penuh. Baik secara teoritis maupun secara praktis untuk memastikan anggota HMI bisa mengalami penguatan baik intelektual dan spiritualnnya.

“Setelah proses itu, kami melantik mereka menjadi anggota HMI,” ungkap Rivaldi.

10 Orang Mahasiswa di Gorontalo yang berhasil disahkan menjadi anggota Himpunan Mahasiswa Islam. (Foto Istimewa)

Dalam status kelulusan, tim pemandu yang ditugaskan untuk mengawal proses pembelajaran peserta basic training juga ditetapkan dalam 3 predikat, yaitu lulus baik 4 orang, lulus cukup 3 orang dan lulus bersyarat 2 orang.

Rivaldi berharap, para anggota HMI yang baru saja disahkan, bisa mengimplementasikan keilmuan yang telah didapatkan di forum basic training HMI, dengan terus memberikan pengaruh positif dimanapun, sebagai orang yang membawa status anggota HMI dan Islam yang rahmatan lil alamin.

“Karena ilmu yang baik, adalah ilmu yang terus diamalkan,” harap Aldi, sapaan akrabnya.

Sambutan Ketua Umum HMI Cabang Gorontalo, sekaligus menutup pelaksanaan Basic Training. (Foto: Istimewa)

Basic Training HMI MPO juga selalu dilakukan di masjid. Untuk memberikan nuansa religius yang kuat, dan memakmurkan masjid. Sehingga setiap anggota HMI juga ditugaskan untuk mengurus masjid. Seperti menjadi muadzin, berdzikir, bersih-bersih, lapak buku, dan melakukan amalan yang baik untuk pengembangan kualitas diri. (Ramlan/Abstrak)

Bebas
Bebas Bebas Bebas
%d blogger menyukai ini: