Menu Tutup

BAPERA Bolmut Minta Pemerintah Daerah Seriusi Persoalan Anak Tidak Sekolah

Abstrak.id — Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada hari ini, Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menyerukan agar pemerintah daerah lebih serius menangani persoalan anak yang tidak mengenyam pendidikan.

Ketua DPD BAPERA Bolmut, Rusmin Nur Mokodompis, menyampaikan keprihatinannya atas tingginya angka anak yang tidak sekolah di daerah. Berdasarkan data terbaru, tercatat sebanyak 716 anak di Bolmut yang tidak melanjutkan pendidikan, dengan rincian 403 anak putus sekolah dan 313 anak tidak melanjutkan ke jenjang SMP.

“Ini adalah angka yang sangat memprihatinkan dan tidak bisa dibiarkan begitu saja. Di momen Hari Pendidikan Nasional ini, kami dari BAPERA Bolmut meminta kepada pemerintah daerah agar mengambil langkah konkret dan terukur untuk mengatasi persoalan ini,” tegas Rusmin, Jumat, 2/5/25

Menurut Rusmin, pendidikan adalah hak dasar setiap anak yang dijamin oleh undang-undang, dan menjadi tanggung jawab bersama antara negara, masyarakat, dan keluarga.

“Kita tidak bisa bicara tentang masa depan daerah jika anak-anak kita hari ini tidak mendapatkan akses pendidikan yang layak. Pemerintah daerah harus hadir, tidak hanya dalam bentuk program, tapi juga realisasi yang menyentuh langsung akar masalah. Jumlah ini pun belum termasuk data di jenjang SMA, maka ini haru menjadi perhatian bersama,” lanjutnya.

Ia juga menambahkan bahwa BAPERA siap berkolaborasi dengan pemerintah dan pihak terkait untuk mencari solusi, termasuk melalui pendampingan masyarakat, sosialisasi pentingnya pendidikan, serta mendorong pembentukan forum peduli pendidikan di tingkat daerah.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional, menurutnya, seharusnya menjadi momentum refleksi dan evaluasi sejauh mana komitmen pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di daerah-daerah yang masih tertinggal dalam aspek pendidikan.