Menu Tutup

Bungkam Soal Aktivitas PETI di Wilayahnya, Kalapas Pohuwato Terima Upeti?

Abstrak.id – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang berada di samping Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pohuwato yang menggunakan alat berat ekskavator di Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio diduga terus dibiarkan.

Berdasarkan pantauan abstrak.id, sejak Sabtu malam (9/3/2024) kurang lebih ada lima unit alat berat terus melakukan pekerjaan di lokasi PETI tersebut.

Kemudian, pada hari Minggu pagi (10/3/2024) juga sedikitnya terdapat tiga unit alat berat masih terus melakukan aktivitasnya. Jumlah alat berat yang beroperasi tersebut lebih banyak melakukan aktivitas pada malam hari dibandingkan pada siang hari.

Tidak hanya itu, salah satu alat berat juga terlihat sedang melakukan aktivitasnya yang tidak jauh dari dinding Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Pohuwato.

Mirisnya, aktivitas PETI yang berada di wilayah Lapas Pohuwato itu diduga adanya pembiaran dari Kepala Lapas Pohuwato, Irman Jaya, A.Md.I.P.

Dugaan pembiaran tersebut menimbulkan tanda tanya besar masyarakat terhadap Kepala Lapas Pohuwato tersebut.

“Kami bukan menuduh tapi kami menduga bahwa Kalapas Pohuwato ikut berperan dalam memuluskan aktivitas PETI yang berada di Desa Balayo tersebut,” ungkap Kasmat Toliango, S.Sos, saat dikonfirmasi Abstrak.id, Minggu (10/3/2024).

Ia menilai, hal yang tidak mungkin Kepala Lapas Pohuwato tidak mengetahui soal aktivitas PETI yang hanya berbatasan dinding dengan Kantor Lapas Pohuwato tersebut.

Sementara itu, Kepala Lapas Pohuwato, Irman Jaya, A.Md.I.P saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp terkait masalah tersebut, namun tidak mendapatkan tanggapan. (Ramlan/Abstrak).