Menu Tutup

Bupati Bolmut: Saya tak Ingin ada THL yang Dirumahkan

Abstrak.id – Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena menyampaikan dirinya tidak menginginkan ada Tenaga Harian Lepas (THL) yang dirumahkan.

Hal ini disampaikanya usai menerima keluhan dari sejumlah THL dan beberapa organisasi kemahasiswaan serta lembaga swadaya masyarakat pada Senin, 15 Januari 2024.

keluhan tersebut perihal puluhan THL di lingkungan kerja sekretariat DPRD yang belum lama ini secara tidak langsung dikeluarkan dari tempat mereka bekerja.

“THL ini di sisi lain mereka bekerja karena kita masih terbatas lapangan kerja yang ada. Saya juga tidak menginginkan anak-anak daerah kita menjadi pengangguran akibat dikeluarkan dari tempat mereka bekerja,” ucap Lasena.

Sehingganya, kata dia, setelah mendapatkan laporan kurang lebih ada 50 THL yang secara tidak langsung dikeluarkan, dirinya langsung berkoordinasi dengan Sekretaris DPRD Bolmut untuk membicarkan hal tersebut.

“Kalau ingin dikeluarkan kenapa nanti di kepemimpinan saya. Selain ini menjadi tanggung jawab pemerintah, saya juga tidak ingin dianggap tidak mampu memikirkan nasib-nasib anak daerah,” ujarnya.

Secara pribadi, kata dia, puluhan THL tersebut merupakan putra/putri asli daerah yang harus diselamatkan. Oleh sebab itu, dia akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna membicarkan masa depan kerja para THL tersebut.

Diberitakan sebelumnya, terdapat sejumlah THL di Pemerintah Kabupaten Bolmut yang tak ada kepastian bisa melanjutkan kerja meraka atau tidak.

Pasalnya, memasuki tahun anggaran 2024, puluhan THL tersebut sampai dengan hari ini belum ada pemberitahuan untuk panggilan kerja.

“Jangankan ada panggilan, surat pemberitahuan untuk kita diberhentikan kerja saja tidak ada. Kami langsung dikeluarkan dari grup instansi tempat kami bekerja,” ucap salah satu THL di lingkungan kerja Sekretariat DPRD Kabupaten Bolmut, Senin, 15 Januari 2024.

Dirinya mengungkapkan kurang lebih terdapat 92 THL di Sekretariat DPRD Bolmut. Namun, berdasarkan pengetahuannya, hanya ada 42 THL yang dipanggil kerja pada tahun anggaran 2024.