Abstrak.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pohuwato mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga protokol kesehatan dalam rangka menghadapi virus Covid-19 varian Omicron yang ditemukan di Indonesia.
Imbauan itu disampaikan langsung Assisten Pemerintahan dan Kesra, Arman Mohamad, saat menghadiri kegiatan gerakan vaksinasi yang di gelar oleh Kwarcab Pohuwato, Sabtu (05/02/2022).
“Saat ini masyarakat Indonesia menghadapi lonjakan gelombang ketiga dengan adanya varian baru Omicron. Di perkirakan puncak gelombang ketiga tersebut terjadi di bulan Februari ini, olehnya kami meminta masyarakat Bumi Panua untuk tetap berhati-hati,” ungkap Arman Mohamad.
Disisi lain, kata Arman, berdasarkan hasil laporan Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa kasus Omicron saat ini berada diangka 32 ribu dengan jumlah kematian 42 orang.
Kata Arman, Mentri Kesehatan pun sudah menyampaikan bahwa varian Omicron ini cepat menular, namun resiko kematiannya sangat rendah dan tidak membutuhkan perlakuan khusus untuk di isolasi.
“Namun kita harus tetap waspada. Karena varian tersebut masih mengganas di beberapa negara lain di luar Indonesia,” katanya.
Saat ini capaian vaksinasi Covid-19 di atas target rata-rata nasional khususnya kasus Covid-19 di Kabupten Pohuwato berada di angka nol.
“Ini berkat kerja keras dan kerja sama semua pihak terutama para tenaga kesehatan (Nakes), yang telah menjadi garda terdepan dalam melawan virus covid 19,” pungkasnya. (Ramlan/Abstrak).






