abstrak.id — Menanggapi isu yang beredar terkait pembayaran honor sembilan dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Direktur RSUD Bolmut, drg. Firlia Mokoagow-Mokoginta, akhirnya memberikan klarifikasi.
Menurut Firlia, persoalan tersebut sudah tidak lagi relevan karena pembayaran honor kepada sembilan dokter yang sempat menjadi perbincangan telah diselesaikan sejak April 2025.
“Honor untuk sembilan dokter sudah dibayarkan sejak April 2025, jadi saat ini tidak ada lagi persoalan terkait hal tersebut,” tegas drg. Firlia.
Ia menjelaskan, saat ini RSUD Bolmut hanya mengontrak tiga dokter umum, dari sebelumnya tujuh orang. Penyesuaian ini dilakukan sebagai bagian dari upaya efisiensi dan penataan anggaran rumah sakit.
“Pada prinsipnya, kami berupaya terus meningkatkan pelayanan publik, khususnya pelayanan kesehatan kepada masyarakat, melalui peningkatan sarana, prasarana, serta tenaga medis, terutama tenaga dokter,” jelasnya.
Lebih lanjut, Firlia menegaskan bahwa manajemen RSUD Bolmut berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal, profesional, dan berorientasi pada kepuasan pasien.
“Rumah sakit harus memiliki standar pelayanan yang jelas untuk menjamin kenyamanan dan kepuasan pasien. Itu menjadi perhatian utama kami,” ujarnya.
Dengan klarifikasi ini, pihak RSUD Bolmut berharap masyarakat tidak lagi terpengaruh oleh informasi yang tidak sesuai fakta, dan tetap memberikan kepercayaan penuh kepada manajemen rumah sakit dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di daerah.
(RA-01)























