Menu Tutup

Iptu Ali Hairudin, Sosok Kapolsek yang Dibutuhkan Warga Popayato

Abstrak.id – Murah senyum, bijaksana, dan tegas. Begitulah sosok Iptu Ali Hairudin, S.H, S.IP. Perwira yang pernah menjabat sebagai Kapolsek Popayato, Kabupaten Pohuwato itu dinilai adalah pria yang banyak memberikan toleransi atas kebijakannya, serta tidak main-main dalam penegakan aturan Perundang-undangan yang berlaku.

Iptu Ali sapaan akrabnya, sangat patut disapa Polisi teladan dikalangan masyarakat Popayato dan Popayato Timur. Berkat loyalitas yang sangat luar biasa dalam bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di dua Kecamatan tersebut, ratusan masyarakat Popayato menolak Iptu Ali Hairudin untuk dipisahkan.

“Kami menilai beliau (Iptu Ali) mampu memberikan pembinaan dan pencegahan penggunaan narkoba, judi, dan penyakit masyarakat lainnya di wilayah hukum Polsek Popayato dan sekitarnya,” ungkap salah satu warga Desa Bunto, Maman Ahyani, saat dikonfirmasi Abstrak.id, Rabu (15/12/2021).

Salah satu Tokoh masyarakat di Kecamatan Popayato Timur, Ena Hulapi saat dikonfirmasi mengatakan, banyak masyarakat di Kecamatan Popayato dan Popayato Timur yang nyaman dengan kehadiran Iptu Ali Hairudin tersebut.

Menurutnya, Mantan Kapolsek Randangan itu adalah pria yang dapat memberikan rasa nyaman dan aman saat bertugas sebagai Kapolsek Popayato. Sosok Iptu Ali Hairudin yang dikenal sebagai Kapolsek yang tegas kini dirindukan masyarakat Popayato.

“Alhamdulillah perjudian, perkelahian, dan mabuk-mabukan di wilayah Popayato dapat berkurang. Bahkan anak-anak muda yang dulu sering mabuk-mabukan sebagiannya diarahkan untuk mengikuti pengajian di TPQ Polsek Polsek Popayato yang sempat tinggalkan oleh beliau Iptu Ali Hairudin,” kata Ena Hulopi, yang juga merasa kehilangan.

Disisi lain, Ena juga menyebutkan, kehadiran beliau hubungan masyarakat dengan Polisi sangat terjalin sinergitas yang baik. Baik itu dengan Pemerintah Kecamatan hingga para Kepala Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta semua anggota TNI.

“Sehingganya kalau boleh, melalui Kapolda Gorontalo atas nama masyarakat, kami meminta agar bapak Ali Hairudin dikembalikan lagi menjadi Kapolsek Popayato,” imbuhnya.

Sementara itu, Iptu Ali Hairudin saat diwawancarai mengaku, bahwa semua keberhasilan yang dilakukannya itu semata-mata atas dukungan dari semua pihak, serta masyarakat diwilayah hukumnya, antar lini dan antar pilar saling sinergitas.

“Apa yang saya lakukan selama ini merupakan tugas Kepolisian pada umumnya, saya ini ibarat kaca kecil diantara tumpukan berlian. Perlu diketahui, saya bukanlah penentu kebijakan, kalau mau ditanyakan ke pribadi saya, ke mana pun saya akan di tugaskan oleh Pimpinan saya selalu siap,” tegasnya.

Sejak 23 Oktober 2019 menjabat sebagai Kapolsek Popayato, banyak perubahan yang ia bawah diwilayah hukumnya. Salah satunya harus bisa mengenal karakteristik masyarakat setempat. Menurutnya, tak penting berapa jauh jarak yang akan ia lewati, asalkan ia bisa memantau langsung kondusifitas masyarakat sekitar.

“Saya senang berada di sana, antar pilar kami solid, dan dengan masyarakat pun kami penuh kekeluargaan untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” katanya.

Tak hanya itu, prestasi lainnya pun yang ditinggalkan oleh Iptu Ali Hairudin adalah ruang Babinkamtibmas yang memiliki 3 fungsi diantaranya sebagai ruang administrasi para Bhabin, sebagai ruang problem solving dan ruang konsultasi hukum masyarakat yang ingin memperoleh pandangan hukum atas permasalahan yang dihadapinya.

“Selain itu, saya juga meninggalkan Mushola dan TPQ bagi masyarakat Popayato dan Popayato Timur di Mapolsek Popayato,” tandasnya. (***)