Beranda / Berita / Kampung Tangguh Binaan Kapolsek Palu Utara Miliki 40 Kolam Budidaya Ikan

Kampung Tangguh Binaan Kapolsek Palu Utara Miliki 40 Kolam Budidaya Ikan

Abstrak.id – Kampung tangguh di Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, tampil beda dengan wujudlan ketahanan pangan dari membudidaya ikan Lele dan Nila serta produk minuman jahe merah.

Kampung tangguh tersebut bernama Mosinggani. Kampung tangguh ini mempunyai keistimewaan tersendiri. Mulai dari budidaya ikan dan produk olahan dari jahe merah. Tidak hanya itu saja, kampung ini turut membantu memutus mata rantai Covid-19 di Kota Palu dengan selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Jadi fokus kami selain penerapan protokol kesehatan secara ketat, kami juga ingin memastikan terjaminnya kebutuhan pangan warga khususnya untuk lauk yaitu ikan,” ungkap Ketua Kampung Tangguh Mosinggani, Zakaria K. Bania, pada Jumat (21/5/2021).

Zakaria menjelaskan, produk minuman olahan warga di Kampung Tangguh Mosinggani terbuat dari jahe merah. Warga menamainya dengan cangkir segar.

“Cangkir segar ini adalah hasil dari budi daya jahe merah oleh warga kampung tangguh yang selanjutnya diolah menjadi bahan minuman kemasan yang khasiatnya sangat baik untuk kesehatan di masa pandemi ini,” jelasnya.

Sedangkan pada budidaya ikan dilakukan di lahan kosong milik warga setempat. Tidak main-main, jumlah kolam budidaya ikan di kampung tangguh Mosinggani ini berjumlah 40. Beberapa waktu lalu masyarakat di kampung tangguh Mosinggani telah panen ikan.

“Ikan dari budidaya ini dapat dikonsumsi warga kampung tangguh dan juga dapat di nikmati oleh warga di luar kompleks kampung tangguh Mosinggani,” ucap Zakaria.

Perlu diketahui, pembina kampung tangguh Mosinggani ialah Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Palu Utara, IPTU Roestang. Polisi dengan sapaan akrab Roestang ini mengaku senang melihat selaku pembina.

“Ini semua berkat semangat kebersamaan dan peduli sesama antara Polri dan masyarakat,” ucap Roestang.

IPTU Roestang memastikan, hasil budidaya ikan tersebut dapat dinikmati seluruh warga kampung tangguh Mosinggani dan warga lain yang membutuhkan.

“Jadi budidaya ikan ini adalah dari warga dan untuk warga. Kapan saja warga komplek butuh ikan untuk makan silahkan ambil sepuasnya,” tuturnya.

Kapolsek Palu Utara juga tak henti-hentinya mengimbau masyarakat setempat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Hal tersebut guna untuk memutus penyebaran Virus Covid-19. (sdk)

Tag: