Abstrak.id – Maraknya kasus penipuan berbasis digital menjadi perhatian serius Kepolisian Resor Bolaang Mongondow Utara. Menyikapi hal tersebut, Kapolres Bolmong Utara, AKBP Juleigtin Siahaan, S.I.K., M.I.K., mengimbau seluruh masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan siber yang kian beragam dan semakin meyakinkan.
Dalam keterangannya, Kapolres menegaskan bahwa pelaku penipuan online kini memanfaatkan sejumlah cara untuk mengelabui korban. Beberapa modus yang kerap digunakan di antaranya adalah penjualan barang dengan harga sangat murah melalui media sosial, tawaran menjadi perantara dalam transaksi daring, serta penggunaan situs atau aplikasi palsu yang dirancang menyerupai platform resmi.
Tidak hanya itu, pelaku juga kerap memanipulasi psikologis calon korban dengan cara membangun kepercayaan secara bertahap, bahkan menyebarkan informasi palsu mengenai hadiah undian yang tidak pernah ada.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah tergiur dengan penawaran yang terlalu menggiurkan, serta selalu memverifikasi informasi sebelum melakukan transaksi secara daring,” ujar Kapolres.
Kapolres Bolmong Utara juga mengimbau agar warga segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang ditemui di dunia maya.
“Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk mencegah semakin meluasnya kejahatan digital di wilayah kita,” tambahnya.
Melalui himbauan ini, Polres Bolmong Utara berharap masyarakat semakin cerdas dan bijak dalam menggunakan internet, serta tidak mudah tertipu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Keamanan digital adalah tanggung jawab bersama, dan kewaspadaan merupakan langkah awal dalam melindungi diri dari ancaman penipuan online.