Beranda / Liputan Khusus / Pedagang dan Nelayan di Boalemo Didorong Dapat Jaminan BPJS Ketenagakerjaan

Pedagang dan Nelayan di Boalemo Didorong Dapat Jaminan BPJS Ketenagakerjaan

Abstrak.id – Guna memberikan jaminan sosial bagi seluruh masyarakat Gorontalo khususnya di Kabupaten Pohuwato, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nihayatul Wafiroh ikut mendorong para pekerja di sektor informal baik pedagang maupun nelayan, bisa mendapatkan Jaminan dari pemerintah melalui kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Hal ini sebagaimana disampaikan Mbak Ninik (sapaan akrab) saat mengahadiri Sosialisasi program perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bersama masyarakat pesisir Boalemo, di Desa Pentadu Barat, Kecamatan Tilamuta, Jumat (25/2) kemarin.

“Saya sebagai wakil ketua Komisi IX yang membidangi masalah kesehatan dan ketenagakerjaan dan kependudukan, tentu berkewajiban untuk memastikan seluruh masyarakat, tak terkecuali masyarakat di Kabupaten Boalemo untuk mendapatkan jaminan sosial,” ujar Mba Ninik.

Menurutnya, kali ini dirinya bersama teman-teman dari BPJS Ketenagakerjaan ingin para pedagang, nelayan dan juga pekerja informal bisa mendapatkan jaminan keselamatan kerja ataupun jaminan kematian yang tidak lain merupakan bagian dari program BPJS.

“Karena kami di DPR RI khususnya di Komisi IX meyakini, yang bisa masuk BPJS Ketenagakerjaan itu bukan hanya orang berdasi atau pekerja kantoran, tapi kita semua yang memiliki resiko pekerjaan,” katanya.

Sementara itu, Kepala bidang pelayanan BPJS ketenagakerjaan Gorontalo, Nelwin dalam sambutannya mengungkapkan, dengan program BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah telah memberikan jaminan kepada semua pekerja baik itu di sektor formal maupun informal.

Dia menjelaskan, untuk jaminan resiko kematian, ahli waris peserta akan menerima santunan sebesar Rp.42 juta dari BPJS. Tujuannya adalah untuk membantu keluarga peserta BPJS untuk berusaha atau untuk biasiswa anak.

Menurutnya, para peserta BPJS Ketenagakerjaan di sektor informal baik itu nelayan, pedagang maupun pekerja lainya ketika mengalami resiko kecelakaan kerja atau bahkan mengalami resiko kematian ada jaminan untuk keluarga peserta. Karena jaminan itu bisa diperuntukkan sebagai jaminan pendidikan anak atau untuk membantu ekonomi keluarga.

Ditempat yang sama, salah satu warga Desa Pentadu Barat, Sumiyati Hamzah, merasa sangat terbantukan dengan adanya sosialisasi tersebut. Karena masyarakat lebih mudah mengerti terkait manfaat dan keuntungan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

“Ini sangat bermanfaat, apalagi kemarin kita pernah mengikuti program jaminan sosial serupa melalui dinas perikanan Kabupaten Boalemo, tetapi sampai sekarang ini ada yang sudah kena musibah tapi tidak bisa di klaim dengan alasan peserta tidak mengisi lagi iuran mereka di kelompok,” tuturnya.

“Ssialisasi ini sangat bermanfaat bagi kita, apalagi untuk tiga bulan kedepan. para nelayan, pedagang dan pekerja lainya yang ada di Tilamuta akan dicover secara gratis oleh ibu Wakil ketua Komisi IX DPR RI yang datang langsung kesini. Harapannya program seperti ini bisa terus berlanjut,” imbuhnya.
(Ramlan/Abstrak).

Tag: