Abstrak.id – Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan, Pemerintah Desa (Pemdes) Gihang menggelar peringatan Isra Mikraj dan Haul Kampung, Senin (06/03/2023).
“Jadi, malam ini ada dua kegiatan, yang pertama yakni peringatan peristiwa Isra Mikraj dan yang kedua yakni Haul Kampung atau pembacaan do’a kepada seluruh masyarakat Gihang yang telah meninggal dunia,” tutur Sangadi Desa Gihang Saip Kamaru kepada media ini.

Kamaru menuturkan makna perayaan ini selain memperingati peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, juga melaksanakan doa bersama serta menjadi media silaturahim bagi seluruh masyarakat Desa Gihang, Pontak, dan Soligir.
“Kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga dan memelihara adat istiadat yang ada di tanah Kaidipang khususnya di Desa Gihang,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Kemakmuran Mesjid (DKM) At-Taqwa Nirwan Meamogu mengungkapkan kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan hasil kesepakatan seluruh Tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan juga Pemerintah Desa Gihang.
“Mewakili Pengurus DKM, saya mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana yang terdiri dari karang taruna, Ibu-ibu dasawisma, serta para pegawai syar’i dan pegawai adat . Lebih khusus ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada seluruh aparat desa dan masyarakat yang turut mensukseskan kegiatan ini. Wabil khusus kepada Bapak penceramah Al Ustadz Abdul Rahim M Latif, S.Pd.i,” ucapnya.

Untuk diketahui, dalam adat istiadat Bolmut, Bulan Saban merupakan waktu satu bulan sebelum Ramadan. Bulan ini merupakan waktu untuk memanjatkan doa kepada sanak keluarga yang telah meninggal dunia.
Pantauan media ini, turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Sekretaris Camat Kaidipang, Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Kaidipang, Sangadi Desa Pontak, dan PJS. Sangadi Soligir.
Turut hadir juga para imam dan khatib dari Desa Pontak, Soligir, GIhang, mantan-mantan Sangadi dari tiga desa tersebut, serta seluruh masyarakat Gihang, dan jemaah Masjid At-Taqwa.
(Zhandy/Abstrak)