BEM se-Gorontalo Kecam Rembuk BEM/DEMA Se-Sulawesi

  • Bagikan
presma
presma

Abstrak.id – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Gorontalo mengecam pelaksanaan kegiatan Rembuk BEM/DEMA se-Sulawesi.

BEM Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Rekzy Mantali mengungkapkan, kegiatan Nasional yang bertajuk Rembuk BEM/DEMA se-Sulawesi itu dinilai tertutup dan tidak melibatkan BEM se-Gorontalo.

“Kami BEM UNG 2021 merasa tidak dihargai dalam pelaksanaan Rembuk BEM/DEMA se-Sulawesi yang digelar bersamaan dengan Regional Meeting Teluk Tomini dan Maluku Utara,” ungkap Rekzy Mantali.

Menurut Rekzy, sejak awal pembukaan hingga selesai kegiatan pihaknya tidak menerima undangan secara resmi mengenai pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Ini suatu bentuk penghinaan secara tidak langsung atas keberadaan kami sebagai organisasi Mahasiswa yang sah dan diakui di UNG,” kata Rekzy.

Sementara Presiden BEM UMG, Yahya Husain menyayangkan hal yang sama. Menurutnya, ia merasa keberatan dengan hadirnya perwakilan yang mengatasnamakan BEM UMG.

“Saya pun kaget tiba-tiba ada foto mahasiswa yang beredar sedang menggunakan jas almamater UMG,” imbuhnya.

Hal senada pun disampaikan oleh Presiden BEM IAIN, Poltekes, UG dan Ichsan Gorontalo. Mereka mengku tidak menerima undangan dari panitia kegiatan Rembuk BEM/DEMA se-Sulawesi tersebut.

“Menurut kami ini merupakan tindakan tidak terpuji karena telah mencatut nama Lembaga tanpa konfirmasi kepada kami,” tandas Anggriani Day. (Aden)

 

  • Bagikan
Bebas