Menu Tutup

Siap-siap, Pemprov Gorontalo Bakal Gelar Pasar Murah di Pohuwato

Abstrak.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo pekan depan akan menggelar pasar murah di Kabupaten Pohuwato. Hal itu dilakukan atas permintaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pohuwato, Sabtu (1/4/2023).

“Insyaallah minggu depan kami akan  melaksanakan pasar murah di  Kabupaten Pohuwato. Mudah-mudahan hal ini bisa dapat membantu saudara kita yang mengalami musibah banjir,” ungkap Pj.Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer.

Sementara itu, Bupati Pohuwato, Saipul A.Mbuinga dalam kunjungan kerja (Kunker) Gubernur Gorontalo melaporkan situasi yang dialami oleh daerah dan masyarakat Pohuwato pada awal ramadan 1444H/2023 kemarin.

Bupati Saipul menyampaikan bahwa salah satu hal yang dihadapi masyarakat secara keseluruhan saat ini adalah naiknya harga kebutuhan pokok baik saat menjalani bulan ramadan maupun menjelang lebaran idulfitri nanti.

“Kami laporkan kepada bapak Gubernur bahwa sebulan menjelang bulan puasa ini kami telah melaksanakan penyaluran paket bantuan sosial di seluruh kecamatan, serta melaksanakan pasar murah di beberapa titik melalui kegiatan Gebyar SMS,” ujar Saipul.

“Termasuk juga percepatan penyaluran BLT oleh pemerintah desa. Hal ini dilakukan sebagai upaya menekan tingkat inflasi dan stabilisasi harga bahan pokok yang cenderung naik,” tambahnya.

Orang nomor satu di Pohuwato itu menyampaikan permohonan kepada Pj.Gubernur Gorontalo agar dapat melaksanakan kegiatan pasar murah di Kabupaten Pohuwato untuk membantu dan menopang kemampuan daya beli masyarakat akibat dari peningkatan konsumsi di bulan ramadan dan menjelang hari raya idulfitri.

Disamping itu, ia pun melaporkan cuaca ekstrim yang melanda Kabupaten Pohuwato sehingga menyebabkan terjadinya banjir selama dua hari berturut-turut tepatnya pada 26-27 Maret 2023.  Banjir yang melanda 8 Kecamatan itu berdampak terhadap 1.791 kepala keluarga (KK) atau 5.822 jiwa.

Akibat terjadinya banjir tersebut kata Saipul, telah rusaknya lingkungan, terendamnya permukiman warga, tempat ibadah (masjid dan gereja), sarana pendidikan, hanyutnya hewan ternak, rusaknya lahan pertanian, rusaknya tanggul dan jembatan, serta kerugian materil lainnya.

“Alhamdulillah, saat ini air sudah surut meskipun di beberapa titik tertentu seperti di Kecamatan Popayato Barat, Popayato dan Popayato Timur masih terdapat genangan di halaman rumah-rumah penduduk. Hal tersebut di sebabkan oleh kondisi cuaca di wilayah pohuwato sebagian besar masih mendung pada siang hingga sore hari, sehingga masih diguyur hujan dengan intensitas yang cukup tinggi,” katanya.

Informasi dari satgas yang berada di lapangan bahwa masyarakat sudah meninggalkan pengungsian karena rumah tempat mereka tinggal sudah benar-benar kering.

“Sampai dengan hari ini baik BPBD maupun Dinas Sosial Kabupaten Pohuwato sudah menyalurkan lebih kurang 275 paket logistik berupa beras, mie instan, ikan kaleng, minyak goreng, 500 bungkus nasi, paket makanan anak berupa biskuit, paket makanan siap saji,” tuturnya.

“Untuk itu kami bermohon kepada bapak gubernur kiranya pemerintah provinsi gorontalo melalui perangkat daerah teknis dapat membantu percepatan pemulihan dampak bencana sesuai kewenangan masing-masing” tutupnya. (Ramlan/Abstrak)