Masuk Tahapan Kampanye, Dani Mokodompis ‘Door to Door’ Sampaikan Visi Misi

  • Bagikan

Abstrak.id -Tahapan Pemilihan Sangadi (Pilsang) Serentak di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) kini memasuki tahapan Kampanye.

Dani Mokodompis salah satu Calon Sangadi di Desa Pontak, menggunakan waktu kampanyenya dengan mendatangi setiap warga untuk menyampaikan Visi Misinya ketika terpilih.

“Untuk tahapan kampanye ini saya memilih metode ‘Door to Door’ (Mengunjungi rumah warga satu per satu) untuk menyampaikan tujuan serta alasan saya mencalonkan diri sebagai kepala desa,” ungkap Dani saat diwawancarai media ini, Jumat (15/10/2021).

Menurut Dani, metode yang dipilihnya itu sangat efektif digunakan pada kondisi saat ini, karena selain bisa mendengarkan unek-unek (keluhan-keluhan,red) warga, terkait kondisi pemerintahan yang ada. Sehingga, pada saat menyampaikan Visi Misi, warga dapat memahami apa yang menjadi tujuannya mengikuti kontestasi 6 tahunan ini.

“Saya rasa metode ini sangat tepat di kondisi pandemi saat ini, karena selain efektif dalam menyampaikan visi misi juga dapat menghindari kerumunan masa,” ujar calon Nomor urut 1 tersebut.

Saat ditanyai soal visi misinya, Dani menuturkan visinya yakni ‘Menjadikan pemerintahan yang hadir lebih dekat dalam memberikan pelayanan, demi terwujudnya  masyrakat yang aman dan damai, Makmur dan Sejahtera, serta pemerintahan yang Bersih dan Transparan dengan selalu menjunjung tinggi asas keadilan dan kesetaraan’.

“Kalo untuk program unggulan, saya berencana menjadikan Desa Pontak sebagai desa percontohan untuk Kecamatan Kaidipang khususnya di Sektor Pertanian, karena sampai saat ini mayoritas penduduk di Desa Pontak berprofesi sebagai petani dan sebagian besar wilayah Desa Pontak difungsikan sebagai lahan pertanian baik lahan kering maupun basah,” tutur pria yang cukup handal dan dikenal cakap dilingkungan masyarakat pontak.

Dani menyampaikan masalah yang saat ini dialami sebagian besar petani di Desa Pontak yakni terkait proses produksi, pendistribusian dan pemasaran hasil pertanian baik dalam bentuk bahan mentah ataupun hasil olahan. Hal inilah yang akan coba dipecahkannya melalui rencana-rencana pembangunan, apabila dirinya dipercayakan masyarakat Desa Pontak.

“Kalau cuma bicara soal Sumber Daya Alamnya Pontak cukup menjanjikan, kalau bicara Sumber Daya Manusianya, dari dulu masyarakat disini berprofesi Petani. Jadi sebenarnya pontak sudah memiliki hal yang paling penting dalam proses pertanian. Hanya saja masyarakat disini masih terkendala dengan sarana penunjang seperti mesin produksi pertanian, Akses yang cukup sulit, serta tidak adanya ketersediaan pasar atau produsen besar yang mengambi hasil pertanian di Desa. Kebanyakan hasil pertanian di sini itu seperti beras, Jagung dan Kelapa serta hasil produksi Gula Aren, kebanyakan hanya dibeli para pengepul yang tentunya dibayarkan dengan harga dibawah harga pasar,padahal dalam pemerintahan adabyang dikenal dengan program peningkatan ekonomi kerakyatan,” ungkap Dani yang juga salah satu ketua kelompok Tani di Desa Pontak.

Diakhir wawancara dengan media ini, Dani berharap kontestasi Pilsang yang ada ini dapat terlaksana dengan tertib dan aman, mengingat siapapun yang mencalonkan diri di pilsang ini tentunya memiliki tujuan yang sama yakni ingin memajukan Desa Pontak ini dan mensejahterakan masyarakat yang ada.

“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan yang ada ini, jangan hanya persoalan beda pilihan menjadikan kita bercerai berai. Kita Satukan hati kita, demi Satu tujuan yakni untuk kemajuan desa Pontak,” pintanya.

Lanjut, “Saya juga mengajak kepada seluruh warga Pontak, mari kita bersatu pada tanggal 20 Oktober nanti, dengan satu tekad dan satu tujuan yakni kemenangan Desa Pontak,  dan kemenangan itu hanya bisa kita raih saat kita bersatu menentukan pilihan, Jadi jangan lupa untuk memilih dan mencoblos nomor urut Satu,” Pungkasnya.

(Abstrak.id)

  • Bagikan
Bebas
%d blogger menyukai ini: