Menu Tutup

TNI AL Bentuk Kampung Bahari Nusantara di Gorontalo

Abstrak.id – Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut VIII Gorontalo membentuk Kampung Bahari Nasional (KBN) Kelurahan Leato Selatan, Kota Gorontalo.

Dalam peresmian pembukaan kegiatan KBN, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Gorontalo Letkol laut (P) Homa Sugama menyebutkan, pembentukan KBN ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat pesisir agar dapat memanfaatkan potensi daerahnya secara optimal. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“KBN merupakan salah satu program dari TNI AL. Salah satu manfaat dari program KBN ini yakni agar masyarakat dapat mempunyai penghasilan harian lain selain melaut atau mencari ikan,” katannya kepada Abstrak.id, kamis (22/7/2021).

Untuk pelaksanaan pelaksanaan KBN nanti, Danlanal Homa menjelaskan ada lima klaster yang akan dijalankan, yaitu:

1.Klaster edukasi yang diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui pembangunan rumah pintar;
2. Klaster ekonomi yang diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dengan dilaksanakan pembinaan kepada kelompok usaha masyarakat dengan dilaksanakannya pembinaan kepada kelompok UMKM;
3. Klaster kesehatan, diharapkan mampu meningkatkan kesehatan masyarakat, dengan dilaksanakannya penyuluhan dan sosialisasi hidup sehat;
4. Klaster pariwisata, diharapkan dapat menciptakan destinasi tempat wisata baru dan memaksimalkan potensi wisata yang ada;
5. Klaster pertahanan, diharapkan masyarakat dapat diberdayakan sebagai komponen pendukung dalam pertahanan negara.

“Ada beberapa klaster yang bisa dikerjakan tahun ini. Diantaranya ialah klaster edukasi, yaitu pembuatan rumah pintar,” ungkapnya.

Dimasa pandemi ini sekolah-sekolah masih menggunakan sistem daring. Ada beberapa masyarakat yang kurang mampu sehingga tidak sanggup mengikutkan anaknya untuk sekolah secara daring. Oleh karena itu, di rumah pintar disediakan fasilitas WiFi yang bisa dimanfaatkan untuk bersekolah, jelasnya.

“Saat ini kami belum bisa membuka semua klaster. Namun, kami akan melakukan persiapan untuk kedepannya. Contohnya klaster pariwisata, saat ini untuk wisata masih dibatasi. Akan tetapi, kami mempersiapkan sejak dini untuk itu. Jadi, jika kebijakan pemerintah tentang pembatasan karena pandemi berakhir, kami sudah siap,” imbuhnya.

Berikutnya, Danlanal Homa merasa bersyukur. Karena, selain mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah, masyarakat Kelurahan Leato pun sangat antusias.q Terbukti, dengan secara sukarela mereka membantu kegiatan KBN secara swadaya.

“Karena program yang akan dilaksanakan cukup banyak, maka dana yang dibutuhkan pun tak sedikit. Namun, dengan sinergitas antara TNI AL, pemda dan masyarakat semoga ini akan berjalan sesuai dengan yang direncanakan,” pungkasnya.

(Tri)